Empat Phase

Empat Phase

Pada umumnya perjalanan cinta dua insan melewati 4 phase sblm bisa klik. Yaitu Phase Pencarian, Phase Pengakuan, Phase Posesif, Phase Kompromi.

Phase Pencarian (penjajakan/pengenalan)

Cowok & cewek yang sudah jadian terkadang muncul di hati kecil mereka, bertanya-tanya, bener engga sih dia pasangan yang cocok, dia adalah pasangan idaman, pasangan yang serasi dan ideal. Phase ini ditandai dengan kedua-duanya malu-malu kucing. Obrolannya pun basa-basi yang digunakan untuk mencari tahu, siapa sih sebenarnya dia.

Phase Pengakuan

Setelah jalan dan ngobrol beberapa waktu, dan serasa sudah cukup, timbul penyataan, “yup dia cocok untukku”. Phase ini akhir dari pencarian. Pencarianku pun usai sudah”. Hati kita akan  berbunga-bunga setiap hari. Romance on your heart.

Phase Posesif

Phase diatas akan terasa sbentar. Karena disusul dengan phase posesif. Di tipe cowok yg maskulin tinggi, pasti kerasa banget. Cowok cemburuan. Sering ngelarang ceweknya pergi dengan cowok laen. Di benak cowok ini “ini cewekku, ga boleh ada yg boleh memilikinya slaen aku”.

Emang engga salah, meski ga 100% benar juga. Yang terpenting kedua pihak ngerti dan paham. Dan perlu dituntut super sabar serta pengertian dari sang cewek. Karena cowok ini juga jarang pernah mengalah. Tapi lewat waktu yg panjang bisa dirubah. Perlu digarisbawahi dan disebut lagi, lewat waktu yg panjang.

Phase Kompromi

Tidak heran akan terbit “perang” yang harus ada komunikasi. Harus dbicarakan. Jadi ada solusi dan kompromi. Yang satu harus ada pengertian/mengalah jika yg laen berbuat ini. Ato yg satu harus tidak boleh mengulangi karena membuat yg laen sakit.

Ini yg tpenting. Ini merupakan proses p’dewasaan.

Empat phase diatas terkadang sering berulang. Misal sudah ada komunikasi dan pembahasan, maunya yang satu gini yang satu lagi gitu. Nah, kemudian kembali ke phase pertama, phase pencarian, jadi kita lebih mengenal selangkah lagi pasangan kita. Dst.

 

2 May 2008

taufan

~ by taufanonly on May 12, 2008.

Leave a Reply